Breaking News
Home / Notebook / Lenovo Ideapad 110 AID – Ulasan Singkat

Lenovo Ideapad 110 AID – Ulasan Singkat

Berawal dari kebutuhann saya sebagai oranng yang suka ketik ketik dikala waktu senggan, dan karena juga ndak punya laptop pada saat itu, akhirnya  kepengen juga untuk beli laptop biar bisa untuk kerjaan mobile, tapi ternyataw orang tua lebih butuh, yasudah akhirnya di kasih aja budget belinya untuk beli laptop buat orang tua. Oleh karena itu harus cari yang bagus karena “ntar kalo lemot atau apalah yang sering dikeluhin sama orang tua yang kurang begitu paham tentang gadget dan teknologi” bisa jadi repot sendiri saya .

Browsing browsing kok nemu lenovo, perlu di ketahui budget beli laptop saya maximum adalah 5 juta rupiah. Saat tiu ada 2 pilihan dan dari merk sama yaitu lenovo, ya..Lenovo, karena harga nya terjangkau dan dapet spek tertinggi diharganya dibanding dengan merk lain. Sama sama bertipe ideapad 110, pilihan pertama saya adalah yang berprocessor AMD A9, harganya sekitar 3,9 Juta dan pilihan ke-2 adalah yang berprocessor core i3 6100U dengan harga sekitar 4.8 Juta. Ringkas cerita saya akhirnya beli yang core i3 walaupunnpada sat saya mau beli itu belum ada satu review pun tentang produk ini, malah yang A9 sudah banyak. But it’s ok, ini adalah pilihan. 

Pertama yang saya pegang dari produk ini adalah box nya, dan ini seperti ndak modal banget , cuma kardus coklat dengan tulisan lenovo dan tulisan tulisan gak penting, maka dari itu tidak saya tampilkan “namanya juga barang murah bos”. Box berisi kelengkapan standard sebuah laptop entry level, charge, unit, dan kitab itu saja.

Untuk bodi dari produk, semuanya adalah plastik, tapi untuk diharganya plastiknya cukup solid, pada bagian belakang tercetak tulisan  “LENOVO” dengan aksen warna chrome.

Selanjutnya kita lihat kebagian belakang, pada bagian ini ada yang mengejutkan bagi saya, yaitu terlihat sebuah pendingin besar dari lubang ventilasi, salute untuk lenovo yang memberikan heat pipe besar untuk ukuran notebook entry level, selain itu pada bagian belakang kita temukan 4 rubber feet  yang berfungsi untuk dudukan laptop agar tidak selip, satu yang saya sayangkan sepertinya battery nya tidak bisa di lepas, karena tidak ada pengunci battery yang terlihat, semoga saja battery nya awet.

beranjak dari bagian belakang, kita lihat sekeliling dari laptop ini, dari sisi kiri ada sebuah colokan DC untuk charger, sebuah lubang ventilasi untuk exhaust fan, sebuah LAN dengan konektor RJ45 ( saya tidak suka karena menggunakan model jepit, susah untuk anda orang orang yang suka ngobok obok jaringan dan cabut colok kabelnya ), sebuah port HDMI untuk display out, sebuah buah USB 3.0 dan 2.0, sebuah headphone out dan satu tombol kecil sepertinya itu tombol reset, entah untuk reset apa saya belum coba. Pada bagian kanan hanya ditemukan sebuah DVD Rom, pada bagian depan ada satu slot untuk SD Card, dan 2 buah lampu indikator, satu untuk battery, satu untuk aktivitas.

setelah melihat sisi luar, kita buka dan lihat bagian layar dan keyboardnya. Layar dari laptop ini memang bukan yang terbaik. warna terasa kurang natural buat saya yang sehari hari mantengin DELL. Tapi itu bukan poin negatif mengingat harganya, kalau hanya untuk sekedar browsing dan mengerjakan pekerjaan office ini sudah lebih dari cukup, view angel tidak bisa dikatakan buruk tapi cukup karena juga bukan laptop untuk gaming, Overall untuk kualitas layar diharga segini saya raca sudah bagus. untuk keyboard feel untuk ngetik lumayan enak tidak keras rubbernya.satu yang saya sayangkan dengan keyboard adalah layoutnya. “Kenapa lenovo menempatkan tombol power didalam keyboard dan letaknya di pojok kanan atas yang itu adalah singgasana tombol Delete ?” dan “Kanpa juga lenovo menempatkan tombol Right Shift dikanan Button up ?” ini sangat mengganggu bagi saya pribadi. Pada bagian touch pad, feel kasar yang diberikan saya suka, rasanya kaya mengelus keycaps PBT pada mechanical keyboard, untuk tombol kliknya agak keras memang. Rasa hangat masih terasa untuk pemakainan dalam waktu lama, tapi untuk suhunya masih bisa saya katakan nyaman di tangan.

bagian yang saya suka dari lenovo ideapad 110 AID ini adalah chargernya, saya suka modelnya karena tidak ribet dan sangat simple, saya rasa dengan desain seperti ini masalah klasik charger laptop putus pada bagian dekat adaptornya akan berkurang jumlahnya karena disini tidak ada sampunyan sama sekali, jadi dari adaptor langsung kabel panjang dan kabelnya terlihat kokoh.

Dan yang terakhir ini sedikit gambaran tentang spesifikasinya. Saya masih ragu apakah ram dari notebook ini menggunakan DDR4 atau DDR3 LV.

Kesimpulan nya dari produk Lenovo Ideapad 110 AID ini adalah worth untuk dibeli jika anda mempunyai budget lebih karena ram sudah 4GB, harddisk juga sudah 1TB, dan processor dengan core i3 generasi terbaru. Akan tetapi jika anda mengigninkan yang lebih bersahabat di kantong, anda bisa ambil varian dari AMD nya dengan processor A9.

Sekian dari kami, Sampai jumpa diobrolan berikutnya

Comments

comments